Dalam dunia nyata kita sering mendengar penculikan terhadap seorang anak kecil, artis, atau siapapun. Dan sang penjahat meminta tebusan kepada orang tua mereka. Lantas, apa hubungan nya dengan dunia cyber?

Ransomware, adalah virus yang sama seperti halnya sebuah penculikan. Ransomware merupakan virus komputer yang dapat meng-enkripsi data pada hardisk lalu merubah ekstensi data yang tidak dapat dieksekusi seperti biasanya. Lalu hacker yang menanam virus tersebut meminta tebusan senilai yang tertera pada layar komputer anda, dan menulis pesan seperti “Bayar atau Semua data berhargamu akan hilang”.

Pict Src: BBC

Pict Src: BBC

Hacker tersebut meminta tebusan lalu mengarahkan si korban untuk membuka link yang nantinya untuk bertransaksi. Biasanya para hacker menggunakan akun uang digital atau Bitcoin untuk transaksi.

Namun, banyak saksi ataupun korban yang telah terserang Ransomware mengaku jika mereka hanya ditipu. Dengan kata lain, kita telah mengirim mereka uang, tetapi data kita tidak kembali. Sebegitu liciknya haker tersebut.

Memang target utama ransomware ini biasanya terdiri dari perusahaan perusahaan besar, tapi bukan berarti komputer anda bisa dikatakan aman dari virus ransomware ini bukan? No Security System Is Safe…

Tips Agar Menghindari Ransomware.

Berikut beberapa tips agar komputer kita tidak terinfeksi virus Ransomware tersebut, melalui beberapa artikel diinternet maka penulis akan merangkumnya disini:

  1. Gunakan Antivirus Terbaru.
    Karena mulai exsistensinya Ransomware, perusahaan Software Antivirus langsung tanggap melakukan update pada software mereka. Banyak diantaranya Avast, McAfee, Kaspersky, Avira, Eset, AVG, BitDefender dan masih banyak lagi.
  2. Scan Flashdisk Terlebih Dahulu.
    Lebih baik mencegah daripada mengobati, ada baiknya jika komputer atau laptop kita jaga dari ancaman apapun salah satunya dengan cara ini. Jika ingin menancapkan Flashdisk selalu melakukan Scan Virus terlebih dahulu. Tetapi anda harus memiliki Antivirus dan sudah di-update pastinya.
  3. Jangan Asal Klik Link.
    Mungkin kebanyakan dari kita penasaran jika ada link yang telah dibubuhi gambar atau caption yang mengundang rasa keingintahuan. Ntah itu dari Sosial Media, Chat, ataupun Email. Bukannya tidak boleh diklik, tapi berhati hatilah. Mungkin saja isi dari link tersebut merupakan virus, halaman phising, ataupun content yang dapat memberikan informasi kita kepada si hacker tadi.
  4. File Aneh.
    Biasanya kita sering mendapatkan file aneh atau mungkin file yang ingin kita download tapi tidak sesuai dengan keinginan kita. Kebanyakan file aneh ini mungkin adalah sebuah virus yang nantinya file ini merupakan jalan untuk si hacker masuk kedalam komputer kita. Penulis sendiri sering mendapatkan file aneh ini dari Email maupun link yang tidak sengaja diklik. Jika kita menggunakan Antivirus yang telah di-update, maka file tersebut dapat dideteksi bahwa ada virus atau code berbahaya didalamnya. Maka berhati – hatilah 😉
  5. Scan Komputer Secara Berkala.
    Selalu melakukan scan virus secara menyeluruh pada komputer atau laptop anda, sebaiknya lakukan Scan sehari satu kali, atau seminggu sekali. Gunakan antivirus terbaru yang telah terupdate.

Jadi setelah membaca tips – tips diatas, kita jadi mengerti betapa vitalnya sebuah antivirus pada komputer atau laptop kita. Belilah sebuah antivirus dan mulai instal pada komputer anda dan lakukan peng-updatean secara berkala. Namun, jika komputer anda menggunakan System Operasi Unix atau Linux, anda tidak butuh Antivirus. 😀

Cukup sekian dari penulis, ingatlah bahwa “No Security System is safe”.

Josi Firdaus untuk Blog PLASA 99